Postingan

Ulasan Puisi

     Ulasan Puisi  Puisi "Tanah Air Mata" karya Sutardji Calzoum Bachri merupakan karya yang menggambarkan kesedihan dan penderitaan masyarakat Indonesia, khususnya dalam konteks ketidakadilan sosial.  Tema utama dalam puisi ini adalah kesedihan dan ketidakadilan. Penyair menyoroti penderitaan rakyat yang terabaikan oleh pemerintah, yang hidup dalam kemewahan sementara rakyat kecil menderita. Dalam bait-bait puisi, terdapat penggambaran tentang bagaimana rakyat menyimpan duka dan nestapa di balik keindahan tanah air mereka, menciptakan kontras yang tajam antara kehidupan para pemimpin dan kondisi masyarakat biasa Penyair menggunakan citraan yang kuat untuk menyampaikan perasaan mendalam tentang kesedihan. Misalnya, frasa "tanah air mata kami" berulang kali digunakan untuk menekankan bahwa tanah air bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat di mana air mata dan penderitaan rakyat tertumpah. Citraan ini menunjukkan bahwa meskipun ada keindahan alam, di dalamn...

Puisi Lama

                 Puisi Lama 1. Pantun Kalau ada kayu patah Jangan dilempar ke dalam peti Bila ada ucapku yang salah Jangan selipkan dalam hati. 2. Syair Dahulu kala Ada sebuah kota Sebuah negeri yang damai sentosa Dipimpin sang Raja yang baik nan bijaksana. 3. Gurindam Kurang usaha kurang siasat Apalah daya diri malah tersesat. 4.  Karmina Dahulu perang sekarang pakai peci Dahulu penuh sayang, sekarang benci. 5.  Seloka Jalan lurus ke Payakumbuh Pergi ke seberang sungai Kampar. Di mana hati tak rapuh Ibu sedih bapak terkapar. 6.  Talibun Permata jatuh ke rumput Jatuh ke rumput gilang-gilang. Ditempuh dilanda jangan, Rumput sarat sela bersela. 7. Mantra Sirih lontar pinang lontar, Terletak di ujung bumi. Setan buta jembalang buta, Aku sapa tidak berbunyi.

Analisis Cerita Rakyat

      Analisis Cerita Rakyat "Batu Menangis"   Cerita rakyat Batu Menangis berasal dari Kalimantan Barat dan mengisahkan tentang Darmi, seorang gadis cantik yang bersikap durhaka kepada ibunya. Cerita ini mengandung pesan moral yang kuat tentang pentingnya menghormati orang tua dan konsekuensi dari perilaku buruk. Sinopsis Cerita Darmi adalah seorang gadis yang sangat memperhatikan kecantikannya dan mengabaikan tanggung jawabnya di rumah. Ia enggan membantu ibunya, seorang janda yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mereka. Suatu ketika, saat ibunya meminta bantuan untuk mencabut singkong, Darmi menolak karena takut kulitnya terbakar oleh sinar matahari. Sikap sombong dan angkuhnya membuatnya meremehkan ibunya, bahkan ia tidak mau mengakui bahwa wanita itu adalah ibunya. Ketika ibunya menangis karena sakit hati, Tuhan mendengar doanya dan mengutuk Darmi menjadi batu. Proses ini dimulai ketika Darmi merasakan kakinya menjadi berat dan tak bisa bergerak. Dal...

Cerita Anekdot

    Upil yang Mengubah Hari Pada suatu hari di sebuah sekolah dasar, ada seorang siswa bernama Budi yang terkenal dengan sifatnya yang ceroboh. Suatu pagi, saat pelajaran berlangsung, Budi merasa sangat gatal di hidungnya. Tanpa berpikir panjang, ia pun mulai menggaruk hidungnya dan akhirnya menemukan sebutir upil yang sudah lama bersarang di sana. Dengan penuh rasa penasaran, ia mengeluarkan upil tersebut dan mengamatinya seolah-olah itu adalah penemuan berharga. Teman-teman sekelas Budi yang melihat aksi tersebut langsung tertawa terbahak-bahak. "Budi, itu bukan penemuan ilmiah! Itu hanya upil!" seru Rina, teman sekelasnya. Namun, Budi dengan percaya diri menjawab, "Tapi ini adalah upil terbesar yang pernah aku temukan! Mungkin aku bisa jadi ilmuwan!" Semua siswa semakin terpingkal-pingkal mendengar jawaban Budi yang konyol. Melihat keributan di kelas, Bu Guru pun mendekat untuk mengetahui apa yang terjadi. Ketika ia melihat Budi memegang upilnya dengan bangga, Bu...

Cerita Mini

 Kakek dan Bella     S eorang anak yang bernama Bella  sering ditinggal orang tuanya karena harus bekerja. Karena itulah hari-harinya ditemani oleh sang kakek. Awalnya, Bella susah menerima bahwa harus ditinggal orang tuanya bekerja dan harus dirumah bersama Kakek. Sebulan berlalu, akhirnya Bella sudah terbiasa dan bisa dirumah ditemani Kakek. Kakek mengajaknya kebeberapa tempat yang sebelumnya tak pernah dikunjunginya dan ia juga bertemu dengan teman-teman seusianya untuk bermain bersama. Hal ini tidak pernah terpikirkan Bella sebelumnya bahwa se-menyenangkan ini bermain ditemani oleh seorang Kakek. Kakek juga mengajaknya untuk berladang. Ladang tersebut berjarak 1 km dari rumahnya. Kakek juga memetik buah-buahan untuk dimakan Bella agar tidak bosan untuk menunggu Kakek berladang.     Pada suatu saat Bella masuk sekolah dasar, Ia bersekolah yang jauh dari rumahnya dan diantar jemput oleh mobil sekolah. Sesaat pulang sekolah, Bella mencari seorang Kakek unt...

Puisi

Kerinduan Pertemuan yang singkat, tapi takkan pernah ku lupa Kenangan kita akan selalu kusimpan di dalam jiwa Sungguh takbisa untuk melupakanmu Ingatan tentangmu serupa sang mentari Walau terbenam akan kembali keesokan hari Kepadamu yang telah pergi Aku rindu memandang matamu yang indah itu Yang menyejukan jiwaku Hingga aku terlalu larut dalam keheningan Hanya bayanganmu yang selalu ada di pikiran Andai aku jadi angin Akan ku sampaikan rindu ini Jauhnya ragaku berpergian Seperti mencari harapan ingin bertemu denganmu Sungguh Yang ku ingin hanya melewati hari bersamamu Ku rindu saat kau berada di sampingku Dan berada di pelukan hangatmu

Cara Membuat Martabak Manis

Assalamu'alaikum wr.wb Hai teman-teman! Disini  saya akan menceritakan cara membuat Martabak manis  Martabak keju kacang susu pandan         Bahan : 250 gr tepung  1 butir telur  80 gr gula  Garam secukupnya 1 sdt baking powder 1 sdt soda kue  1 sdm margarin  Perasa pandan secukupnya nya  Kacang sangrai  Susu secukupnya   Cara membuat: 1. Kocok telur dan gula hingga berbuih , masukkan bahan kering seperti tepung terigu , garam dan baking powder. 2. Campurkan hingga rata , beri perasa pandan dan diamkan selama lebih kurang 15 menit  3. Tutup menggunakan kain bersih  4. Masukkan baking soda lalu cetak dengan teflon tunggu adonannya bintik bintik dan sedikit mengembang   5. Kemudian taburkan gula di atasnya , tutup teflon dan masak dengan api kecil tunggu hingga matang  6. Angkat , olesi margarin pada permukaan martabak ,beri susu , keju dan kacang sangrai    Selamat mencoba👌 ...